Airlangga Hartarto, Tokoh yang Diinginkan Publik jadi Presiden di Pilpres 2024

Yapto Prahasta Kesuma | Selasa, 18 Januari 2022 - 19:47 WIB
Airlangga Hartarto, Tokoh yang Diinginkan Publik jadi Presiden di Pilpres 2024
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat menyerahkan paket sembako kepada masyarakat.
-

Jakarta - Mayoritas publik menginginkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi presiden pada Pilpres 2024.

Hal itu terpotret dalam rilis survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI) terbaru terkait elektabilitas bakal calon presiden 2024.

Airlangga Hartarto dipilih oleh 1.850 responden LSI sebagai tokoh yang paling diinginkan untuk menjadi presiden apabila pilpres digelar saat ini juga.

Direktur Eksekutif LSI Albertus Dino mengatakan, dalam simulasi pertanyaan terbuka, nama Airlangga Hartarto meraih 19,20 persen suara responden.

Di urutan kedua, muncul nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 14,30 persen, disusul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (11,70 persen).

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman 6,2 persen, Menkeu Sri Mulyani 4,1 persen, dan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan elektabilitas 3,7 persen.

Urutan berikutnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 3,6 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meraih 3,5 persen. Lalu, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 3,1 persen.

Selanjutnya, Ketua DPR RI Puan Maharani 2,7 persen dan Mensos Tri Rismaharini 2,4 persen lalu Meneg BUMN Erick Thohir 1,4 persen. Kemudian Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 1,4 persen dan Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen. Tidak memilih sebanyak 18,4 persen.

"Ketika 1.850 (responden) ditanyakan secara langsung nama yang akan dipilih sebagai presiden jika pilpres digelar disaat survei dilakukan, maka nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 19,2 persen," tutur Dino, Senin (17/1/2022).

Dino menilai, hasil ini wajar karena dari survei yang sama, figur calon presiden yang paling banyak diinginkan responden dalam menghadapi dampak ekonomi dan sosial akibat Covid-19 adalah yang mau bekerja melayani rakyat, bukan minta dilayani.

"Sebanyak 90,6 persen responden setuju saat ini bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa mengangkat taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Survei yang dilakukan pada 29 Desember 2021-13 Januari 2022 ini menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.850 responden di 34 provinsi dengan wawancara tatap muka. Adapun margin of error sekitar 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.